Agustus 21, 2012

Ini Tentang Mimpi

Hai, kenalkan namaku ARINI ARIS, panjangnya ARINI LESTARI ARIS. Masih terdengar sangat pendek ternyata. Sudahlah yang penting namaku ada di dalam Al-Quran. Ini pemberian orang tuaku dan aku yakin pasti artinya juga baik. Hari ini saya hanya ingin menulis singkat, mimpi-mimpiku yang sudah hampir ku lupakan karena faktor lain. 

Aku punya banyak mimpi. Dari kecil aku sudah sering bermimpi, namun semakin bertambah umur ini mimpi-mimpi polos yang aku simpan selama jaman kanak-kanak perlahan terganti. Tidak ada lagi mimpi menjadi POWER RANGER atau mimpi menjadi bagian dari SAILOR MOON. Mimpi yang masih ku harapkan dapat terwujud sekarang dari jaman kanak-kanak hanya satu, Pangen TUKSEDO ku akan segera ku temui.

Bicara tentang mimpi artinya bicara tentang usaha. Malam ini kembali ku buka buku mimpiku dan melihat sudah sejauh mana aku meraih impianku, dan sayangnya belum ada satu mimpipun yang terwujud kecuali kerja. Speechless harus ngomong apa.

Di buku mimpi aku menulis beberapa hal mungkin diantaranya bisa aku paparkan, jika saja kalian bosan membacanya bisa langsung matiin laptop atau ponsel kalian, gampang kan!
1.  Berkunjung ke Bandung (BOSCHA Observatorium)
     Entah sejak kapan aku begitu menyukai bintang. Dari kecil setiap kali aku melihat bintang jatuh dengan spontan aku akan menutup mata dan meminta satu hal pada Penguasa Langit. Dan bodohnya sampai sekarang kebiasaan itu tetap melekat padaku. Orang-orang menganggapnya aneh, tapi aku masih tetap percaya kalau permohonanku akan di jawab oleh Penguasa Langit. Oh iya, bintang yang paling ingin ku lihat adalah Sirius atau dalam perbintangan islam di sebut Al-Shira. Kenapa? Karena terakhir kali aku melihatnya ketika aku berumur 7 tahun, sekarang sudah jarang bahkan tidak pernah bertemu dengannya lagi.

Sirius diantara Carris Major
2. Bangun Panti Asuhan (Namanya kira-kira NUR ARIS)
    Gak ada di dunia ini yang bisa nandingin kelucuan anak-anak. Demi Neptunus anak-anak adalah kebahagiaan kedua saya setelah keluarga saya. Melihat mereka tertawa dengan polosnya adalah kebahagiaan tersendiri. Rasa sesak karena terluka pun hilang jika mengingat senyum mereka. Kelak ketika Allah ngasih rezki berlebih saya akan membangun sebuah panti asuhan, berhenti jadi karyawan kantoran dan mulai bekerja dosen atau guru biar bisa banyak waktu dengan anak-anak yatim. Saya suka anak-anak entah dari umur berapa, yang saya tahu begitu melihat mereka ada rasa lega di hati ini.

Lihat! Malaikat-malaikat kecil ini begitu..... ...... lucu.

3. Naik Hajiin Ibu sama Bapak
    Saya rasa bukan hanya saya deh yang punya impian macam gini. Mungkin ini adalah impian semua anak-anak yang mencintai orang tuanya. Untuk mereka yang memiliki dana lebih mungkin ini bukanlah cita-cita melainkan rutinitas tahunan. Tapi buat kami yang dananya terbatas, ini adalah pemicu kami untuk membuatnya menjadi nyata. Berkunjung ke Negeri yang di Rahmati Allah adalah impian terbesarku.

Suatu hari saya akan mencium Ka'bah

4. Nikah
    Aigoooo, Nikah juga termasuk impian saya loh. Nikah diumur 27 tahun dan tentunya dengan orang yang saya sukai juga saya sayangi. Setiap wanita di muka bumi ini pasti memiliki impian seperti ini, menikah dengan orang yang mereka cintai. Rada malu juga kalau ngomong kayak gini, pokoknya ini juga termasuk impian saya. Tidak ada salahnya bukan.

Pengen kayak giniiii xD
 5. Tulisanku di terbitkan
      Ini impian sepanjang masa, entah sudah beberapa kali saya mencoba dan mencoba agar tulisan saya bisa di terbitkan namun belum juga ada jawaban. Naskah-naskah yang telah saya tulis saya kirim ke beberapa penerbit, menunggu selama empat bulan begitu di rolak maka akan saya kirim lagi. Betapa saya ingin mewujudkan impian saya ini. Kenapa? Karena menurut saya, saya bisa berguna jika bisa membagi pengalaman atau pelajaran atau lelucon atau kisah yang mungkin bisa membantu orang lain. Ya, sampai detik ini saya masih mengusahakannya. Dan semoga tahun depan adalah tahun keberuntungan saya. Just Wish me luck.

     Ya, mungkin saya share hanya 5 mimpi ini dulu. kalau saya tulis satu persatu impian saya, mungkin akan sampai besok pagi saya duduk di depan laptop berfikir keras dan bisa saja jemari saya cedera saking lamanya menekan keyboard.
      Ini mimpi saya, bagaimana dengan kalian. Share ya di komen box :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar