Juni 05, 2014

RANDOM PART I

Malam-malam selalu menjadi bagian terbaik. Hawa yang membuat lumayan gerah, tumpukan tugas yang merengek untuk diselesaikan, juga manusia fiksi. Berapa lama tidak lagi saya cerita perihal dia. Perihal dia yang selalu bisa membuat jantung berdegup lumayan cepat. Dia yang selalu bisa membuat senyum seharian, atau sekedar mengeluarkan air mata, bahkan kadang badmood. Manusia fiksi ini kian nyata, ada kalanya saya enggan untuk menyebutkan namanya dalam setiap tulisan.

Mari menyingkat namanya dengan sebutan “MaFi”. Dia yang selalu saya tulis di tulisan saya kian dekat namun belum bisa tersentuh. Ada batas yang tidak bisa kami lewati dulu. Bukankah dalam hal saling menyukai memang wajib kita sertakan DIA di tengahnya. Biar tidak ada yang melebihi atau terlalu berlebihan. Menyukai sewajarnya saja, tidak lebih. Sebab jika lebih DIA akan cemburu dan membuat kita semakin jauh satu sama lain.

“NOBODY PERFECT” sepakat, untuk satu kalimat itu. Hawa di ciptakan untuk melengkapi kehidupan Adam. Saling menyempurnakan satu sama lain. Pun dengan pasangan-pasangan yang ada. Kita, kalian, dan mereka. Untuk saling melengkapi, jika pasanganmu kurang di sisi A maka sudah sepantasnya kita yang melengkapi, pun sebaliknya. Seperti itulah hidup, ada kurang juga ada lebihnya.

Makanya kadang saya heran, kok banyak ya perempuan yang meninggalkan pasangannya justru ketika pasangannya bangkrut atau gak punya apa-apa? atau meninggalkan pasangannya dengan alasan “tidak lagi cocok”. Dari awal manusia di ciptakan kan memang banyak gak cocoknya, dan PR-nya kita untuk membuat gak cocok itu berubah menjadi “Saling mengerti”. Berdebat semisal untuk perihal kecil, jika satu orang sudah naik pitam yang satu diam saja, jangan justru nyolot. Ngerti aja mungkin lagi ada masalah besar yang dia dapat.

Saya belajar banyak dari MaFi, sosok manusia yang rendah hati yang selalu bisa menenangkan. Dewasa, juga pengertian. Dia yang selalu mengingatkan untuk berbuat baik dan bertingkah baik. Dia yang selalu berkata “Makan, sholat, adalah kebutuhan primer manusia jadi tidak perlu diingatkan. Kalau lapar kita pasti makan.” Dia yang mengingatkan untuk tidak melebih-lebihkan hal-hal kecil.

Jika kamu memiliki seseorang yang begitu berarti untukmu sekarang, JAGA DIA. Jika dia tidak pernah bersuara tinggi ketika menegurmu JAGA DIA. Jika dia tidak pernah menyalahkanmu atas kesalahan kecil JAGA DIA. Jika dia selalu mengingatkanmu akan batas-batas kalian dan perihal dunia JAGA DIA. Jika sewaktu-waktu dia ketahuan jalan sama cewek lain JEWER DIA.

Jaga bukan dalam artian kemana pun dia pergi kita mesti ikut. Jaga dalam artian, minta sama Allah. Karena sebaik-baik penjagaan adalah penjagaanNya. Seriusan loh ini, kebanyakan kasus orang selingkuh itu karena pasangannya tidak pernah menjaga (baca : meminta Allah menjaga) pasangannya dengan baik. Mereka hanya sekedar bertanya “Kamu dimana? Sedang apa? Sama siapa? Semalam berbuat apa?” Nah loh jadi YOLANDA kan!!


Hubungan yang baik itu hubungan yang selalu didasarkan atas cinta pada Allah. Tidak lebih juga tidak kurang. Malam ini karena sedikit Random, itu saja sharing saya ya. Kapan-kapan lagi kita bercerita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar